Tampilkan postingan dengan label Perkembangan DJ Dari Era Ke Era. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkembangan DJ Dari Era Ke Era. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2018

Beberapa Golongan DJ


Beberapa Golongan DJ : Kamu harus tahu bawa seorang DJ terdiri dari beberapa golongan seperti yang berikut ini :

DJ Club

DJ Club yaitu seorang yang berprofesi sebagai DJ yang memainkan musik-musik ber-genre dance music dalam suatu crowd yang ramai dalam tempat in door maupun out door. Konsep dasar pekerjaannya hanya memutar musik yang enak dan menyambungnya dengan variasi tertentu sesuai keahlian.

Contoh DJ Club yaitu DJ RIRI, DJ WINGKY, dan DJ ROMY

DJ Band Atau Hip-Hop

Kategori DJ ini sangat memiliki skill yang lumayan tinggi karena ada banyak teknik yang harus digunaakan disini, kebanyakan DJ band dan hip-hop memiliki skill scracthing yang sangat baik.

Contoh DJ Band atau Hip-Hop yaitu Sid Wilson (slipknot), Dj Vanda, dan Dj Yudis

DJ Live P.A (Live Personal Appearance atau Live Performance Artist)

Biasanya DJ seperti ini bermain disetiap event musik karena dia bermain lebih dari satu orang dan alatnya yang bermacam-macam sehingga banyak manipulasi suara yang dihasilkan.

Contoh DJ LivePA yaitu E 45, Junko, Agrikulture, dan I-lectric

DJ Producer

Ini merupakan tingkat dj yang paling atas. Jika sudah memiliki pengalaman yang banyak dalam dunia DJ pastinya seorang DJ ingin membuat musiknya sendiri.

Contoh DJ Producer yaitu DJ ROMY, DJ RIRI dan lain sebagainya.

Kesimpulan Cara Untuk Menjadi DJ

Bagi kalian yangpenasarandengan dunia DJ dan berkeinginan menjadi DJ ada baiknya mengetahui beberapa ruleatau aturan yang harus kalian pahami terlebih dahulu serta beberapa penggolongan DJsesuai jobdesk nya masing-masing.

Dan perlu kalian ketahui meskipun profesi DJ itu terbagi menjaid beberapa golongan tapi hal tersebut dikategorikan sesuai dengan tujuan musik oleh tiap DJ serta tidak untuk mengkota-kotakan dan juga mempisah-pisahkan makna dari DJ itu sendiri.

So, jangan sampai salah arah ya Setiap DJ ialah DJ dan mereka tak memiliki perbedaan apa kah seorang DJ termasuk mobile dj atau pun club DJ.

Kamis, 12 Juli 2018

Mengenal Lebih Jauh Dj Martin Garrix

Mengenal Lebih Jauh Dj Martin Garrix : Pada Oktober 2016 lalu, DJ Mag - Majalah DJ terbesar, mengejutkan dunia dengan menobatkan Martin Garrix sebagai DJ nomor 1 dunia hingga saat ini. Pilihan itu didasarkan pada polling yang dilakukan selama tahun 2016.

Dalam polling tersebut, penilaian meliputi gaya musik (36%), kreativitas (28%), kemampuan memproduksi musik (24%), popularitas (3%), dan performa (6%).

Disebut mengejutkan karena Martin Garrix berhasil mengalahkan beberapa nama DJ kenamaan yang sudah malang melintang di dunia spinning. Sebut saja, Armin van Buuren, David Guetta, hingga mentor sang juara, Tiesto.

Lebih mengejutkan lagi, DJ asal Belanda ini meraih gelar itu pada usia 20 tahun. Hal inilah yang membuatnya dinobatkan sebagai DJ Nomor 1 Dunia termuda. Posisi Martin Garrix ini menggulingkan posisi petahana yang semula disandang oleh Dimitri Vegas & Like Mike. Penghargaan diserahkan oleh Tiesto, orang yang berjasa mengorbitkannya sebagai seorang DJ, dan dilakukan pada saat Heineken Music Hall.

Lahir di Amstelveen, Belanda, pada 14 Mei 1996, dengan nama Martin Gerrard Garritsen. Lingkungan musik di Eropa, terutama Belanda, yang identik dengan musik progressive dan trance, membuat Garrix mencintai Electronic Dance Music (EDM), terutama progressive.

Bakatnya mulai dilirik dan diorbitkan oleh Tiesto setelah mengeluarkan single "BFAM" yang menggaet vokalis “Julian Jordan” dan “Just Some Loops", sebuah proyek kolaborasi dengan TV Noise.

Bakatnya itupun menarik label Spinnin Records, sebuah label EDM ternama di Belanda, untuk mendapatkan tandan tangannya pada 2012. Pada tahun yang sama, dia menelurkan album Error 404 di bawah label yang sama.

Pada 2013, masih dalam label Spinnin Records merilis singel Animals. Singel ini melegenda di chart EDM Eropa dan menghantarkannya menjadi DJ termuda yang meraih tempat pertama di Beatport.

Masih di September 2013, Garrix merilis proyek remix bersama Sander Van Doorn dan Dimitri Vegas & Like Mike yang langsung meroket jadi hit nomor 1 di tangga lagu Beatport dan menjadikannya sebagai pendatang baru yang masuk jajaran DJ Magazine's top 100 DJs list dan berhak menduduki posisi 40. Pada 2014, dia melesat ke nomor 4 di pusaran yang sama.

Langkah besar dibuat Garrix pada akhir November 2013. Dia meninggalkan label besar yang selama ini membuatnya jadi salah satu raksasa EDM dan beralih ke label Scooter Braun. Di bawah label ini, Garrix menelurkan singel "Helicopter" yang kemudian menduduki tempat pertama di Beatport Top 100 selama 2 minggu berturut-turut!

Sebagai DJ dan produser musik, Garrix mulai dilirik oleh beberapa talenta musik berbakat, seperti Usher, Dua Lipa, Troye Sivan, Bebe Rexha, dan masih banyak lagi.

Akhirnya, pada Juli 2016, Garrix mendapatkan kesempatan untuk bernaung di salah satu label musik ternama, Sony Music International. Dalam label besar ini, Garrix yakin bahwa visinya bermain musik akan didukung oleh komponen yang sangat besar sehingga memungkinkan musiknya makin dikenal di kemudian hari.

Senin, 18 Juni 2018

Perkembangan DJ Dari Era Ke Era



Perkembangan DJ Dari Era Ke Era : Profesi sebagai disc jockey atau yang lebih dikenal dengan singkatan DJ bukan 10 atau 20 tahun saja ada dalam industri hiburan terutama musik. Istilah dari DJ pun sudah hampir satu abad dikenalnya, jauh sebelum banyak acara dengan sajian EDM (electronic dance musik) diselenggarakan seperti sekarang. 

Era 1920-an hingga 1960-an 

Pada era ini istilah DJ muncul untuk pertama kali. Namun, DJ pada era ini bukanlah sosok yang memainkan musik, melainkan hanya memutarkan sebuah lagu. Dulu, penyiar radio dianggap sebagai DJ, karena ia yang bertugas untuk memutarkan sebuah musik. Christopher Stone merupakan sosok pertama di dunia yang dijuluki DJ. Pada era yang sama, ada beberapa nama yang dikenal sebagai DJ, antara lain John Peel dan Casey Kasem. 

Era 1970-an 

Pada era ini terjadi perubahan tugas DJ, dari pemutar musik di radio menjadi pencipta yang juga memainkan musik dengan menggunakan alat dan piringan hitam. Giorgio Moroder diyakini merupakan DJ sesungguhnya yang dikenal untuk kali pertama. Lagunya yang berjudul "I Feel Love" merupakan produk awal musik elektronik di dunia, dengan alat yang masih terbilang besar dan rumit, yaitu turn table dengan piringan hitam. 

Era 1980 hingga 1990-an 

Istilah house musik muncul untuk kali pertama pada era ini. Musik yang biasa disebut musik disko itu berjaya pada era ini. Soal alat yang digunakan dan musiknya, terdapat perubahan dibandingkan dengan era sebelumnya. Turn table terlihat sedikit lebih sederhana, tetapi tetap dengan piringan hitam. Dari segi musik, jelas berbeda, sebagaimana yang dijelaskan di awal. DJ yang terkenal pada era ini adalah, antara lain, Derrick May dan Larry Heard. 

Era 2000-an 

Masuk ke era yang disebut Era Milenium ini, segalanya drastis berubah. Alat yang digunakan jadi lebih ringkas, meski beberapa masih dengan piringan hitam. Musiknya lebih fresh. Era ini merupakan era musik trance, yang hentakan basnya lebih terasa dan cepat, ditambah dengan suara-suara instrumen pendukung, antara lain perkusi dan terompet. Sosok yang terkenal pada era ini adalah Tiesto dan Paul Oakenfold. 

Era 2010 hingga sekarang 

Bisa dibilang, pada era ini EDM bertransformasi menjadi raja industri musik dunia. Jenis musiknya sangat bervariasi. Ada dubstep, trap, techno, dan tech house. Alatnya semakin ringkas. Tak ada lagi piringan hitam, tidak ada lagi turn table besar. Semua serba ringkas. DJ-DJ yang benar-benar happening pada era ini adalah Jack U, Galantis, Major Lazer, Martin Garrix, dan yang terbaru, Kygo.